Ku banggakan hadirmu
Ku tinggikan dirimu
Namun apa yang ku dapat
Ternyata kau merendahkannya
Bagaimana hatiku
Pedulikah diriku
Oh.... mungkin tidak
Karena kau telah goreskan pisau itu
kau tinggalkan luka pada hatiku
Hati ku hanya mampu diam
Diam dalam kesakitan
Diam akan ke tidak adilan
Diam dalam rasa yang menyedihkan
Namun entah hatiku ini
Tak dapat ku membencimu
Meski berulang kali ku coba
Meski pernah ku berhasil
Namun itu hanya sekilas
Sebenarnya aku telah lelah dan letih
Namun rasa ini tak dapat ku hilangkan
Yang ku mampu hanya lah diam
Dan meneteskan air mata
Atas semua rasa yang menyiksa

